Mitos : Gatal Gatal karena Ikan?

Standard

Artikel ini menurut gue bagus, gue ambil dari salah satu edisi dari majalah emulsi IPB, Edisi 03 Tahun 01, Februari – April 2008, halaman 18 19. Semoga bermanfaat sih harapannya,.. apa lagi yang berkuliah di Ilmu dan Teknologi Pangan, atau Gizi dan Kesehatan Masyarakat, atau yang sejenisnya deh,.. hehe…

Gatal Gatal Karena Ikan

Setiap aktivitas yang dilakukan manusia seperti berlari, berpikir, dan semua aktivitas lainnya membutuhkan energi. Semua energi tersebut dapat diperoleh dari makanan yang mengandung zat gizi untuk tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan semua elemen penting lainnya. Karbohidrat merupakan sumber energi utama. Protein merupakan elemen penting bagi otak untuk berpikir. Sumber protein dapat berupa protein hewani seperti susu, daging, telur, ikan dan makanan laut, maupun protein nabati seperti tempe dan tahu.

 

Hampir semua pangan sumber protein yang disebutkan di atas memiliki kandungan protein yang tinggi,, tapi tahukan anda bahwa ikan memiliki kandungan protein tertinggi dibandingkan dengan pangan lainnya?  Tahukah mengapa ikan sangat baik untuk tubuh kita? Berikut adalah alasan mengapa kita perlu mengonsumsi ikan. Tubuh mengabsorpsi protein ikan lebih tinggi dibanding daging sapi, ayam, dan lainnya. Hal ini disebabkan daging ikan mempunyai serat serat protein yang lebih pendek daripada serat serat daging sapi atau ayam. Oleh karena itu, ikan dan hasil olahannya sangat baik dikonsumsi oleh orang orang yang memiliki gangguan pencernaan.

ikan memiliki kandungan protein tertinggi dibandngkan dengan pangan lainnya

Ikan mengandung 18% asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan. Kandungan lemak yang dimilikinya berkisar antara 1 – 20 %, mudah dicerna serta langsung dapat digunakan oleh jaringan tubuh. Sebagian besar asam lemak yang terkandung adalah asam lemak tak jenuh, yang dibutuhkan bagi pertumbuhan dan dapat menurunkan kolesterol darah. Lemak merupakan salah satu unsur terbear dalam ikan selain protein, vitamin, dan mineral. Vitamin yang ada dalam ikan yaitu vitamin A, D, thiamin (B1), riboflavin (B2), dan niacin (B3). Ikan juga mengandung mineral yang kurang lebih sama banyaknya dengan mineral yang ada dalam susu, seperti kalsium, fosfor, magnesium, iodium, fluor, zat besi, tembaga, seng,dan selenium. Iodium yang berguna mencegah penyakit gondok dan meningkatkan kecerdasan anak.

Ada dua kolompok vitamin dalam ikan, yaitu yang larut dalam air dan yang larut dalam lemak. Vitamin A dan D termasuk yang larut lemak. Vitamin ini terdapat dalam minyak ikan. Sedangkan yang termasuk larut air  adalah yang tergolong dalam vitamin B yakni B6, B12, biotin, dan niacin. Jumlah vitamin ini lebih banyak terdapat pada daging ikan yang berwarna gelap. Sementara itu, kandungan vitamin B yang terdapat pada daging ikan yang berwarna putih sama dengan yang terdapat pada daging sapi atau ayam. Sayangnya ada beberapa golongan yang alergi terhadap ikan. Banyak keluhan yang terjadi saat orang mengonsumsi ikan, bahkan ada beberapa orang yang baru mencium “amis” nya pun langsung merasa pusing, mual, dan gatal gatal. Untuk mengetahuinya mari kita bahas bersama-sama.

Ikan atau jenis makanan lain lainnya mengandung protein yang sangat tinggi. Sedangkan pada orang yang memiliki alergi terhadap ikan, tubuhnya tidak tahan oleh tingginya kandungan protein tersebut. Namun alasan lain yang menyebabkan orang terkena gatal gatal karena makan ikan adalah proses pengolahannya yang kurang baik dan kualitas ikan tersebut sendiri. Jika saat membeli ikan bentuk dan aromanya sudah tidak baik, maka sebaiknya anda jangan membelinya, karena dikhawatirkan ikan tersebut merupakan ikan yang sudah tidak segar lagi atau busuk.

alasan lain yang menyebabkan orang terkena gatal gatal karena makan ikan adalah proses pengolahannya yang kurang baik dan kualitas ikan tersebut sendiri

Ikan yang dijual dalam keadaan terbuka akan tercemar oleh mikorba maupun bakteri lainnya, meskipun sebelumnya disimpan dalam keadaan dingin. Selain itu, pencemaran pun bisa terjadi dari kontak fisik penjual atau pembeli dengan ikan. Hal inilah yang dapat mempengaruhi kualitas ikan dan bisa menyebabkan seseorang gatal gatal saat memakannya. Faktor lainnya adalah pada saat proses pengolahan. Kebersihan dan cara memasaknya pun harus diperhatikan, ikan harus dimasak hingga matang agar semua mikroba yang terdapat didalamnya mati. Saat ikan dibakar tidak berarti semua miroba yang ada dalam ikan telah mati, karena ada beberapa mikroba yang tahan terhadap panas. Memang pada dasarnya saat memasak ikan atau pun bahan makanan lain yang mengandung protein tinggi, kita tidak boleh menggunakan suhu terlalu tinggi dan memasak terlalu lama. Gunakanlah suhu normal dalam memasak agar protein yang ada dalam ikan tidak hilang terlalu banyak.

 

Pengolahan Ikan Skala Industri

Histamin, salah satu pemicu alergi

Tidak hanya orang yang alergi saja yang bisa mengalami gatal gatal saat makan ikan, orang normal pun bisa mengalaminya. Agar hal tersebut dapat dihindari, sebaiknya lebih berhati hati dalam memilih dan membeli ikan, dan lebih teliti dalam memasak. Jadi, janganlah takut untuk mengonsumsi ikan. 😉

Link bermanfaat :

http://jellygamat.farid.web.id/obat-herbal-penyakit/penyebab-alergi/

http://www.scribd.com/doc/52698202/alergi-seafood

http://www.apoteker.info/Topik%20Khusus/histamin.htm

http://habib.blog.ugm.ac.id/kuliah/histamin-dan-antihistamin/

http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_pangan/waspadai-histamin-pada-ikan/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s