Tips Memilih Dosen Pembimbing Tugas Akhir

Standard

Assalamu’alaykum Hi Guys,

Apa kabar, gue harap kalian baik baik semua dan dalam kondisi sehat, dimana pun, kapan pun, dan saat apapun. Kenapa sehat? Karena sehat adalah nikmat Allah yang luar biasa, bener gak?
Oke karena udah sehat, nah gue mau berbagi tips seputar memilih dosen pembimbing untuk penyelesaian tugas akhir.

Tulisan ini sebenernya secara khusus buat adik adik kelas gue di jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, tapi gak menutup kemungkinan buat kalian disemua jurusan di IPB, dan semua jurusan di lembaga pendidikan tinggi di seluruh Indonesia (lebay mode on) (dengan catatan kalo sistemnya sama ya hehe)

Dosen pembimbing adalah dosen yang nantinya akan membimbing kita untuk melaksanakan salah satu mata kuliah di jurusan, yaitu tugas akhir (Mata kuliah kan ya?). Tugas akhir itu sendiri adalah salah satu tahapan yang harus dilalui calon sarjana, baik itu D3, S1, S2, ataupun S3, namun nama dan kedalaman analisisnya yang berbeda. Tugas akhir untuk mendapatkan gelar sarjana S1 adalah skripsi. Inget ya,.. “tahapan yang HARUS dilewati”, jadi mau gak mau tugas akhir harus diselesaikan terlepas dari prinsip “selesai tepat waktu” atau “selesai pada waktu yang tepat”, itu kembali ke prinsip diri masing masing selama masih bisa dipertangggungjawabkan 🙂
Sebagai manusia, tentunya kita ingin mendapatkan partner –dalam hal ini dosen pembimbing- yang bisa nikmat diajak ngobrol, bisa mengayomi, enak diajak santai, dan lain-lainnya yang menjadi harapan sempurna kita. TAPI… namanya juga harapan, ada yang terkabul dan ada yang tidak, jangan putus asa untuk berdoa okeh.

Pengalaman gue dalam memilih dosen pembimbing di jurusan ilmu dan teknologi pangan, agak sedikit disesali. Kenapa? Karena gue masih memegang prinsip “gak enak sama dosen yang lama”. Perlu lo semua ketahui adik adik ku, prinsip ini gak sepenuhnya salah, tapi akan menjadi salah ketika udah mengenyampingkan rasionalitas berpikir. Maksudnya apa? Maksudnya adalah lo jadi gak mikir tentang topik yang akan lo ambil, dosen yang kompeten, dan perkiraan kenyamanan jika dibimbing sama si dosen yang lo pilih. Nah, berikut mau gue jelasin tips memilih dosen pembimbing di jurusan.

choosing-people
1. Niat
Ya, niat, karena tanpa niat semua pekerjaan kita akan sia sia. Niatkan dulu untuk ibadah, untuk belajar, dan untuk menyelesaikan studi kita. Niat ini akan menjadi dasar utama kita kulliah, dasar utama mengerjakan tugas akhir kita. Niat juga akan membawa kepada ketulusan doa, kesabaran dalam mengerjakannya, dan optimisme tinggi ketika lo jatuh dalam proses penyelesaian tugas akhir. Jadi, bersihin dulu niatnya.

niat

2. Pilih peminatan yang sesuai
Di jurusan ilmu dan teknologi pangan, ada beberapa peminatan dan tentunya gak perlu gue sebutkan disini. Nah, pilih peminatan yang sesuai dengan passion kita, atau paling enggak yang nyerempet. Why? Karena ketika kita salah milih, akan gak enak ngerjainnya dan akhirnya jadi males malesan. Gak mau kan tugas akhir yang akan menjadi penutup studi kita, dilewati dengan pesimis dan males malesan, apa kata orang kalo kita ditanya nanti (Ingat: “apa kata orang” sering kali menjadi penghalang kepercayaan diri, jangan sampe ya.. pede aja :D)

best choice
3. Tentukan judul tugas akhir dari peminatan yang kita pilih
Setelah kita memilih peminatan kita, alangkah baiknya kita segera menentukan judul atau minimal tema dari tugas akhir yang akan kita kerjakan. Tentunya ini harus melalui proses bimbingan sebelumnya dan juga sebagai buah proses perkuliahan yang sudah dilewati. Buat kamu yang belum kepikiran judul, seenggaknya harus punya peminatan yang kamu suka dulu. Percaya deh, gak ada yg terlambat, Segera ke perpustakaan, cari tugas akhir kaka kelas sebelumnya yang sesuai dengan minat kamu. Insya Allah, tema atau judul akan kamu temui. Tentukan 5 judul yang jadi prioritas kamu, dan seleksi sampe ketemu minimal 2 judul. 😀

Top-5-Lists

4. Pilih dosen (dari tema/ judul yang kamu pilih,) yang kamu rasa nyaman berdiskusi
Sedikit sulit bagian yang ini, karena gak semua dosen mengajar kita dan gak semua dosen yang mengajar kita sempet kita ajak ngobrol untuk tau karakternya. Salah satu solusi dari bagian ini adalah bertanya kepada dosen yang kita sudah kenal, atau sharing dengan kaka kelas yang dibimbing oleh dosen tersebut. Cara ini menurut gue cukup membantu karena kita bisa tau dari orang yang langsung berinteraksi dengan dosen yang mau kita pilih.

3D Character is Businessman - These business men are partner

5. Berdoa
Hmmm… ada yang mau komen? Hehe.. Harus ya, berdoa, karena Allah seneng hambaNya berdoa kepada Nya. Kalo Allah udah seneng, dan kita disayang Allah, insya Allah akan dipermudah urusan tugas akhir kita, dan terhindar dari galau galauan di tingkat akhir nanti 😛

berdoa-1

Oke temen temen dan adik adik, mungkin itu yang sedikit yang bisa gue share semoga bermanfaat ya. Inget, tugas akhir itu PROSES, bukan hasil akhir. Yakin lah ketika proses yang kamu lalui bener, hasilnya pun akan bener. Dan perlu dipahami juga, kalo hasil itu gak selalu di akhir tugas akhir kita, mungkin aja setelahnya, it means PASCA KAMPUS. So, tetep semangat ya . 😀

be-the-best-version-of-you

Advertisements

One thought on “Tips Memilih Dosen Pembimbing Tugas Akhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s