Spare time With Banana

Standard

Just banana for this day.. alhamdulillah. When you need some energy, but won’t make you body fat.. eat banana. Lot’s of carbohidrate less fat, more kalium… and bla bla bla.Just est. 😀

IMG_20140411_165430

Advertisements

HACCP is Easy, isn’t it? (part one)

Standard

Hollaho Guys.. assalamu’alaykum… Sehat?.. Senyum udah? Doa udah? muehehe… gue mau post dulu foto sebelum gue nulis tentang topik yang menjadi judul gue. Gambar gambar yang gue poting ini adalah gambar kegiatan yang gue dan panitia menyelenggarakannya. Nama acara nya adalah Seminar dan Pelatihan HACCP. Guue sebaai ketua panitia, sebelumnya mengucapkan terimakasih sama temen temen gue dan juga adek adek gue yang ikut bantu menyukseskan acaa ini. Sekedar informasi, HACCP (dan nantinya ISO yang juga akan sedikit gue bahas) sangat dibutuhkan banget banget di kalangan industri sekarang ini. Bukan cuma industri yang berkaitan dengan pangan, sistem ini juga dipake di industri lainnya dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan kualitas produk mereka sampai ke tangan konsumen. Jadi, bersyukur lah jadi bagian dari kepanitiaan ini.  hehe…

Acara ini diselenggarain mulai dari April sampai Mei 2013 lalu. Meskipun kita masih ngerasa belum sempurna mengadakan kegiatan pelatihan ini, yang terlihat dari antusias yang kurang dari peserta, tapi kita tetep bangga bisa ngadain pelatihan yang tergolong HIGH CLASS ini. Jadi, peserta yang ikut sebenernya HIGH CLASS juga, wajar lah kalo dikit.. hehe (Sampe ade peserta dari Makassar loh!!). Tempatnya di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Gizi, Bogor yang letaknya di depan gang SMA N 5 Bogor. (Untuk alamatnya silahkan cari sendiri ya.. hehe maap). Kegiatan ini berjalan di bawah kendali HIMITEPA yang waktu itu diketuai sama temen gue Muhammad Asad, dan Dimas Imam Arifianto selaku ketua departemen gue, Bidang Keprofesian.

hacpp 11 haccp 1 haccp 3 haccp 4 haccp 5 haccp 6 haccp 8 haccp 9 haccp 10 haccp 12 haccp 33

 

 

Oke Pal!!. Judul gue di atas adalah HACCP. HACCP adalah akronim dari Hazard Analysis Critical Control Point. Tersebut merupakan sistem pendeketan yang berbasis proses untuk menentukan titik titik bahaya mulai dari lo ambil bahan dari supplier lo sampe produk lo lo jual kekonsumen. Gak cuma dicari titik bahayanya, tapi setelah tau titiknya lo dan tim lo (kenapa harus tim?) akan kendaliin titik itu dan nentuin tindakan apa yang lo lakukan kalo bahaya di titik itu muncul.

Simple kan? hehe…

Tapi nih,.. orang selalu bilang “tapi nyusun melakukan hasap (begitulah oleh kebanyakan kaum disebut) susah mulainya, ribet, mahal.. dan lain segalanya”..Heyyy… come on.. Setiap permulaan itu pasti sulit bos. Gak ada yang gampang. Tapi percaya atau enggak, sedikit orang yang bilang gampang ketika udah mulai sesuatu. Kenapa? Karena mereka UDAH SIBUK DENGAN KEASIKAN DAN KEMUDAHANNYA.. hehe.. jadi gak sempet cerita.

Untuk memulai menjalankan HACCP di usaha lo….

eeiittssss… gue lupa pengen bilang. Ilangin dulu di kepala lo kalo HACCP itu cua buat industri yang gede, yang udah melalang buana, dan berjaya di dunia usaha… heyyyy come on…mereka pasti mulai dari kecil kan… Mereka yang baru mulai menerapkan HACCP dari tengah aja bisa, gimana kita yang mau mulai usaha. PASTI BISA LAH dan bahkan bisa jadi lebih mudah. Tau kenapa? sistem yang diterapkan disebuh sistem yang udah berjalan nyaman, akan lebih sulit dibandingkan sistem tersebut dijalankan barengan dari awal bersama sistem yang akan di jalanin. Sistem pertama yang gue maksud adalah sistem HACCP lo dan sistem kedua yang gue maksud adalah sistem USAHA lo/ manajemen USAHA lo. Got it?

 

Nah… untuk memulai menjalankan HACCP di usaha lo, ada 12 tahapan yang musti lo lakukan. Langkah itu terdiri dari 5 langkah awal dan 7 langkah utama  yang merupakan prinsip dari HACCP.  Diantaranya :

  1. Buat tim HACCP lo
  2. Identifikasi/ jelasin secara detil produk yang lo buat
  3. Tentuin produk lo itu dipake buat konsmen kyk apa
  4. Buat diagram alir proses pembuatan produk lo
  5. Verifikasi/ cek langsung dilapangan diagramnya
  6. analisis bahaya di tiap tahapan
  7. Tentuin titik kendali kritis
  8. Tentuin batasan dari titik kendali kritis tersebut
  9. Tentuin prosedur pemantauan titik tersebut
  10. Tentuin tindakan koreksi, kalo titiknya menyimpang
  11. Memverifikasi Program HACCP yng udah di buat
  12. Melakukan perekaman/ dokumentasi sistem yang udah dibuat

 

1. BUAT TIM HACCP LO!!

Nah… di tahap ini, lo harus buat tim lo. Siapa aja? Tim lo adalah orang orang yang berkompeten di bidangnya.. itu idealnya. Misalnya lo puny warkop, berarti tim haccp lo adalah lo sendiri sebagai yang punya warkop, temen lo yang bikin mie, kopi, gorengan ( di industri adalah bagian produksi), temen lo lagi yang suka bersih bersih dan pokoknya peduli bgt sama kebersihan warkop (ahli mikrob kalo di industri gede, bagian sanitasi), temen lo lagi yang jadi bikin bikin resep (biasanya di industri ini adalah RND), dan temen lo yang jago ngotak ngatik kompornya (anak mesin). Tim yang udah di bentuk ini harus berkomitmen untuk menjalankan HACCP, mengontrolnya, dan juga menrevisinya jika terjadi perubahan. Sebagai ketua timnya, nanti ente yang ngeashin dan dibuat semacem surat pengangkata atau surat yang menandakan tim itu sah ditunjuk oleh yang punya warkop.

Tim ini hendaknya dari berbagai disiplin ilmu,artinya semua bidang ilmu ada. Jadi ketika merumuskan produknya, prosesnya, gimana buatnya, dan selanjutnya dikaitkan dengan titik bahayanya.. semuanya bisa nyambung dan menyampaikan pendapatnya terakit bidangnya. Jadi semuanya berperan… gitu… 🙂

 

2. IDENTIFIKASI/JELASIN PRODUK YANG LO BUAT!

Pada bagian ini (dan baiknya sih semua anggota tim duduk bareng untuk membicarakannya) dijelasin secara detil tentang produk yang akan dibuat. Mulai dari bahan utama,  bahan tambahan, dan bahan pengemas baik primer atau sekunder. Kemudian dijelasin juga secara detil dimana dapetnya, suppliernya di tulis, alamatnya dimana, kondisi penyimpanan, daya tahan, dan laiinya yang kira kira penting. Tau penting apa enggaknya, coba lo liat bahan bahan lo, trus buat semacem pertanyaan yang harus bisa terjawab.

Dalam tahap kedua ini, juga dijelasin secara singkat proses pembuatan produk. Misal, batagor,.. produk makanan yang dibuat dari adonan ikan hasil penggilingan yang di bentuk bulat dan mengalami proses pengukusan, dan disajikan dengan menggoreng terlebih dahulu setelahnya dicampur bumbu dan kecap. Gitu… hehe

Intinya di bagian ini, bener bener dijelasin detil produknya. Oiya yang penting lagi adalah, masa kadaluarsa produk kita, kondisi penyimpnana, dan mau dijual dimana. Lembaran biasanya dibentuk tabel supaya mudah dibaca. Contoh kontennya gini nih… :

  • Nama produk
  • Deskripsi produk
  • Rasa
  • Aroma
  • Tekstur
  • Deskripsi proses
  • Karakteristik Produk akhir yang penting
  • metode pengawetan
  • karakteristik keamanan pangan (kimia, biologi, fisik)
  • Umur simpan dan kondisi penyimpanan
  • Metode distribusi
  • Tujuan penjualan
  • KARAKTERISTIK BAHAN BAKU (dijelasin lagi detil)
  • KARAKTERISTIK BAHAN PENGEMAS (dijelasin lagi detil)

 

3. TENTUIN PRODUK LO DIPAKE BUAT KONSUME KAYAK APA!!

Guys..dibagian ini dibuat penjelasan lagi secara umum kita jelasin produk kita bakalan dijual kesiapa. Karena ini akan mempengaruhi identifikasi bahaya nanti. Misal produk kita akan di jual ke bayi atau nenek nenek, maka bahayanya harus diperketat lagi dan batasan di perkecil dari pada produk kita targetnya adalah orang dewasa umu 25-35 tahun.

Isi bagian ini biasanya : 1) cara penggunaan dan preparasinya , 2) renacana penggunaan, 3) target pengguna

 

4. BUAT DIAGRAM ALIR PROSES PRODUK LO!!

Halaman ini menggambarkan detil proses pembuatan produk lo. Mulai dari pembuatan main produknya, sampe air atau minyak atau udara yang didapet buat kontak ke produknya. Itu semua digambarin dalam bentuk diagram alir. Fungksi dari diargam alir ini untuk memudahkan untuk membayangkan tempat adanya bahaya, sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan.

 

5. VERIFIKASI/CEK LANGSUNG DIAGRAMNYA

Dibagian ini, diagram yang udah dibuat , dicek langsung di lapangan produksi sama tim yang ada. Jika ada perubahan, langsung dicatat pada grafiknya sehingga tidak terlupa.

 

Nahh… 5 prinsip pertama udah sedikit kebayang dong ya.. hehe. semoga membantu. Oke untuk 7 prinsip inti HACCP, gue akan sampaikan di next post ya.. hehe… mending kita dalemin dulu yang 5 ini. Buat simulasi kecil kecilan aja sama temen sekelas…. dan bermimpi lah kalian punya usaha dan akan menjalankan sistem HACCP ini.. (bersambung/ to be continued….)

GAMBARHACCP

 

Desa Cicau, Tempat Singgah di Cikarang

Standard

Dear reader…

have you smile today? have you pray today?

Holla.. kabar? Gue pengen membiasakan nanya ini. Karena menurut gue ini pertanyaan yang mengingatkan gue untuk bersyukur dan memohon pertolongan selalu sama Allah. Gimana dengan lo pal? Gue harap lo berpikiran sama dengan gue okeh 🙂

 

Gue mau berbagi pengalaman tentang tempat yang gue singgahi ini. Mungkin gue disini cuma pas hari kerja aja karena tempat gue magang disini. Setiap weekend gue pulang ke rumah orang tua untuk bersilaturahim. Oiya, sekedar, sharing, coba yuk kita belajar untuk gak buat alesan untuk pulang. Karena Allah mewajibkan kita sob!! Wajib ngapain? Wajib untuk bikin orang tua seneng, mematuhi perintah mereka (selama bener, gak bertentangan sama Al quran dan Sunnah), dan juga membuat mereka seneng. Pulang ke rumah adalah salah satu cara buat mereka seneng. Right?

 

Okeh. balik ke topik. Gue dapet tempat magang di daerah industri di Cikarang. Antara seneng bercampur sedih, soalnya gue harus caw.. dari IPB. Karena kosan gue di IPB, lingkungan lingkungan di IPB udah kyk jadi rumah kedua. Hihi.. Ada rasa sedih gitu setiap berangkat jauh. Kenapa?

  • Karena gak ada kesempatan nyari makanan murah lagi
  • Gak ada kesempatan internetan gratis lagi

Hiks.

Tapi ya sudah lah. Gak ada yang abadi di dunia. Cam kan!! hehe. Akhirnya gue survey dulu lah tempat gue bakalan magang nanti, plus lingkungannya. Dengan niatan juga untuk cari kontrakan yang cukup murah dan juga pengen tau medannya kyk apa. Mulai pagi udah berangkat dari bogor, menempuh perjalanan selama 4,5 jam lebih. What the!!??

Perjalanan lewat cibinong, citeureup, cilengsi, trus lewat jalur bekasi yang nembus di kali malang. Seperti biasa, jalan sampe cilengsi itu rusak parah dan harus berjibaku dengan truk truk yang gede dan dahsyat. Sampe di jalur arah bekasi, jalanan masih rusak tapi lumayan damai, artinya gak ada truk truk gla dan dahsyat. Sampe diujung bekasi yaitu si kali malang itu, berasa rumah banget, karena hawa kali malangnya kali ya mungkin. Setelah dari kali malang ini, gue dan temen gue itu masih menyusuri lika liku jalan dan akhirnya sampe lah di daerah delta silikon 5, jalan kenari 2 tempat perusahaan gue berada ini (setelah beberapa kali nyasar -___-)

Perusahaan ini masih bener bener baru di bangun. Masih instal alat sana sini, pasang lampu sana sini, dan belum ada pegawainya waktu pertama kali masuk. Setelah mampir bentar dan say hallo ke Pak Nimin Sang Satpam, langsung gue cabut ke daerah yang banyak kontrakan, DESA CICAU. Kepergian gue dari perusahaan ini udah bawa sekantong informasi tentang daerah cicau tukang jualan warkop depan pabrik. Kata dia, kontrakan di daerah sana murah murah dan cocok buat harga pegawai. Oiya, gue d anggep pegawai disini.. wkwkwk.. Gue dapet kontrakan seharga 400.000/ bulan hehe

Bro, sekedar info nih. Dearah Cicau ini keren banget dengan segala keindahan yang ada. Sawah sawah masih terhampar luas dan seger banget hawanya. Gue sempet bilang, daerah ini adalah desa yang di himpit area industri dan juga kawasan rame.

IMG_20140405_161827 IMG_20140405_161845 IMG_20140405_161859

 

 

Tapi, menurut ketua RT tempat gue tinggal, kawasan sawah ini udah punya lippo cikarang. Dan you know lah, mau di jadiin kawasan industri untuk kedepannya. Tapi yaa.. yang terbaik aja, semoga bisa bermanfaat buat warga sekitar yang emang lagi mencari pekerjaan.

 

Pemandangan yang lebih indah lagi adalah ketiga gue lari pagi. Memaksakan lari pagi sebenrnya supaya gak tidur lagi.. hehe. tapi worted kok. Udaranya sejuk banget, trus seger gitu. Beda sama jakarta. Jakarta kalo pagi juag seger, tapi, waktu kesegarannya sangat cepat berlalu. hehe..

IMG_20140408_061004 IMG_20140408_060631 IMG_20140408_060704 IMG_20140408_060752 IMG_20140408_060822

 

Gue tinggal di sini udah lewat dari sebulan, sampai tulisan ini gue tulis. Setiap pagi gue berangkat ke tempat gue magang. Dan setiap sore jam 5, gue balik, kadang gue memutuskan untuk balik malam, disamping ada yang harus gue selesain, gue print, atau gue baca… disini juga Wifi nya kencaaaangg.. jadi Online deh sampe malem. Bareng pegawai yang lembur tentunya hee..

Pegawai yang sibuk disini, juga Allah kasih pemandangan yang luar biasa. Menurut gue, ketika lo capek pas sore sore mau lembur dan lo ngeliat ke luar kaca… lo akan bilang ” Subhanallah… yuk semangat lagi!!”


IMG_20140408_175804

 

Nah.. itu dia yang bisa gue ceritain tentag tempat gue tinggal sementara di Cikarang ini, tempat gue magang. Nanti gue bakal share share lagi ya…

Good Luck

Assalamu’alaykum

🙂

My Green Action Story

Standard

Hi Guys… Assalamu’alaykum. Piye kabare? Sehat sehat kan?.. Hehe.. Semoga lancar selalu la urusa lo semua, yang lagi ada masalah semoga cepet selesai, yang lagi banyak rejeki semoga mantep rejekinya bisa diamalin,.. right? Amiin

 

Oke kali ini gue mau cerita tentang kegiatan gue, yang juga sebagai salah satu tugas gue untuk memenuhi prasyarat kelanjutan beasiswa gue yaitu Pertamina Foundation. Alhamdulillah, gue bersyukur bisa dapet beasiswa ini, setelah sekian lama gue mencoba untuk ngejer beberapa beasiswa.

Beasiswa ini gue dapetin waktu gue duduk di akhir semester 6, dengan segala macem dokumen persyaratan yang banyak banget. Alhamdulillah di awal semester 7, gue dipanggil untuk wawancara, ketemu yang memegang regulasi di Pertamina Foundation ini. Ketika pertama kali dapet pengumuman lolos beasiswa, gue seneng banget dan gue langsung mempersiapkan didi untuk segala kemungkinan terbentuknya grup baru, kelompok baru, dan tentunya temen baru.

 

Green action gue kali ini adalag tentang pembuangan limbah.

 

Kegiatan gue ini dilaksanakan pada waktu gue melaksanakan kegiatan magang pada perusahaan makanan beku di daerah Cikarang bernama PT. Schnits Frozen Foods International. Perusahaan ini baru berjalan 1 tahun, dan selama selang waktu tersebut baru memperbaiki pondasi bangunan dan juga melengkapi infra struktur yang ada. Pada akhir tahun 2013 ini, telah dimulai proses uji coba proses produksi dari formulasi yang telah dibuat, persiapan dokumen untuk memperoleh sertifikasi dan juga bebagai persiapan lainnya yang berguna untuk menunjang kegiatan perusahaan.

Salah satu masalah yang muncul terkait permulaan proses produksi ini adalah masalah limbah yang belum ditangani secara maksimal. Limbah dari hasil produksi perusahaan ini terdiri dari tepung, adonan tepung yang telah dicampur gula, perisa, dan air, kemudian minyak dan juga air. Limbah ini masih tertampung dalam satu tempat dan belum mendapatkan penanganan lebih lanjut sehingga menimbulkan aroma yang tidak layak dalam selang waktu 1 minggu.

IMG_20140405_122709

Gue menyarankan kepada perusahaan dan juga dengan bimbingan dosen serta pembimbing lapang yang ditunjuk dari perusahaan untuk menangani sementara limbah yang ada dengan cara membersihkan secara manual tempat penampungan limbah yang ada. Limbah diangkat dengan menggunakan sekop dan ditampung dalam kemasan platik sampah. Kemudian limbah tersebut kita kirimkan kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan limbah. Limbah yang terangkut cukup banyak dan aromanya sangat tidak layak. Sudah terjadi beberapa reaksi kimia didalamnya sehingga cairan berubah warna dan aroma asam yang kuat.

Untuk kedepannya, perusahaan akan menggunakan jasa pengolahan limbah untuk mengolah limbah yang ada, dengan jangka waktu pembersihan kurang lebih setiap satu minggu. Rencana jangka panjang lagi, akan dilakukan treatment terlebih dahulu dengan memakai teknologi yang terbaru sebelum dibuang ke alam bebas.

IMG_20140405_122626 IMG_20140405_122644

Itu aja cerita gue, untuk masalah detil gimana treatment nya, gue kurang begitu paham. Mungkin dari temen temen gue yang berkuliah di bagian Teknik Sipil ngerti nih bagian ini. Hehe..

So tetep semangat ya, jangan lupa …

have you smile today? Have you pray today ?

Good luck

🙂

 IMG_20140405_122844 IMG_20140405_123004

There is no bad student, but bad teacher

Standard

Holla… assalamu’alaykum

 

Gimana kabar ? Sehat? Oiya, gue selalu pengen nanya kayak gini ke orang yang gue temuin,..” Udah senyum belum hari ini? Udah berdoa hari ini?’. Menurut gue ketika kita udah mulai buat senyum, insya Allah urusan yang kita akan hadepin hari itu juga akan mudah, daann.. tentunya di akhir dengan doa karena semua hanya Sang Pencipta dan Pemberi Rezeki, dan Yang Maha Berhak di ibadahi, yang akan menentukan usaha kita.. So..

 

udah senyum hari ini? udah berdoa hari ini?

Kali ini gue pengen cerita tentang dosen pembimbing gue. Tujuan gue cerita ini bukan mau menjelek jelekan beliau, tapi untuk memberikan pelajaran bagi kita semua agar kita cerdas dalam memilih guru yang berilmu dan juga bersemangat dan bersabar dalam belajar.

Ketika penentuan dosen Pembimbing akademik di jurusan gue teknologi pangan, gue mendapatkan seorang dosen yang cantik, pintar, dan juga memiliki gaya tersendiri. Dosen ini gak cuma membimbing gue doang, tapi sama temen gue yang bernama Gina Nur Rahmasari. Beliau juga terkenal judes dan kurang senyum jika belum kenal dengan orang yang diajaknya bicara. Setiap kali gue mau bimbingan atau konsultasi, gue selalu ragu dan enggan buat ketemu. Tapi yaa.. apa boleh buat, karena gue butuh tanda tangan beliau gue harus memaksakan diri untuk ketemu.

Setiap kali gue bertemu sama ibu ini, gue segen buat ngomong dan mencoba untuk mencairkan suasana. Kegagalan demi kegagalan ketika gue mencoba untuk mencairkan suasana, itu biasa… susah banget kyknya buat bikin ketawa bareng, baik itu gue ataupun temen gue si Gina itu. Gue udah mulai merasa gak nyaman dari awal, dan cuma ketemu di awal semester aja buat tanda tangan KRS. Kenapa? berkali kali gue sms dengan baik tapi jawabannya singkat, padat, jelas. Hehe.. ya, gue  mencoba memahami kalo setiap dosen memiliki sifatnya masing masing. Tapi menurut gue, seorang pengajar apalagi dosen, harusnya bisa memberikan pelajaran kepada mahasiswa bukan cuma hanya tentang topik perkuliahan, tapi gimana cara behubungan baik dengan orang.

Gue merasa harus ganti dosen pembimbing. Akhirnya, muncul kesempatan yaitu waktu pemilihan dosen pembimbing skripsi. Gue pikir bisa dengan mudah untuk ganti dosen, ternyata enggak. Sebelum penentuan dosen pembimbing, kita mahasiswa diharuskan untuk mengisi formulir alasan dan juga minat kita dibidang apa,  dan juga minat tugas akhir kita ; apakah mau penelitian atau magang.

gambar-itp

Sekedar info, dijuruan gue Ilmu dan Teknologi Pangan, ada 4 pembagian minat lagi :

1. Bidang Kimia Pangan ; yaitu bidang yang mempelajari secara khusus tentang enzim (jenis dan reaksinya), flavour, bahan tambahan pangan, dan juga pemanfaatan bahan kimia yang belum pernah digunakan di bahan pangan, dan juga sejenisnya. Intinya lebih fokus ke senyawa kimianya.

2. Bidang mikrobiologi pangan ; yaitu bidang yang secara khusus mempelajari karakteristik sifat mikrobiologi yang digunakan pada pangan, zat zat yang dihasilkan, pengendalian mikrobiologi, pengaruh mikrobiologi, zatnya dan juga efeknya pada tubuh, dan juga penghasilan senyawa kimia yang berguna dalam pangan yang dihasilkan dari mikrobiologi. Intinya lebih fokus ke bakterinya.

3. Bidang : kimia-biokimia pangan ; bidang ini terfokus pada pemanfaatan senyawa kimia yang efeknya pada tubuh, mempelajari metabolisme tubuh, dan meneliti bahan kimi yang berguna untuk peningkatan fingsi organ. Intinya fokus ke metabolisme tubuh dalam mencerna makanan.

4. Bidang rekayasa proses pangan ; bidang ini berkaitan dengan cara formulasi bahan, proses pembuatan, mempelajari karakteristik proses yang berpengaruh dan memodifikasinya untuk menghasilkan bahan pangan yang sempurna. Intinya lebih fokus keprosesnya.

Done

Oke, ketia gue menuliskan siapakah dosen gue yang akan gue pilih, salahnya gue adalah gue menempatkan nama dosen sebelumnya di posisi pertama dan menempatkan dosen yang gue pengen di posisi setelahnya. Gue baru tau kalo posisi pertama di prioritasin. Hmm.. akhirnya pasrahlah gue kan. Dan ada perasaan gak enak juga sebenernya ketika gue menempatkan beliau diposisi kedua. Gue kurang tega.. that’s it!!

Singkat cerita, gue mendapatkan dosen pembimbing beliau lagi. Dengan sedikit perasaan kecewa dan juga ragu, apalagi setelah temen gue si Gina itu ternyata justru dia yang pindah dosen pembimbing.. think postifi aja lah ya. Yakin sama rencana Allah lebih baik.

Dosen gue ini adalah yang berada di bagian kimia pangan. Gue kurang begitu tertari dengan bidang yang ini. Gue lebih tertarik sebenernya ke bagian rekayasa proses pangan. Tapi menjelang akhir semester 7, gue tertarik ke bidang manajemen industri pangan,.. gak ada kan di list di atas? Iya, jadi bidang ini (berdasarkan informasi dari dosen yang dulu kulih di bidang ini) udah diapus karena dirasa kurang berkaitan dengan ilmu pangan. Hmm.. iya sih emang, secara sekilas bidang ini lebih cocok ke manajemen. Tapi menurut gue sih perlu kita menguasai ilmu ini (buat anak anak pangan). Dengan bidang ini, kita jadi tau manajemen pangan di bidang industri itu gimana, dengan gitu kita bisa bantu industri kecil buat maju dengan ngasi pemahaman ke mereka dengan Indonesia akan maju. am I right?

So… akhirnya gue tetep dengan dosen gue yang sangat gue hormati ini, hehe. Sampai gue nulis ini gue masih berkonsultasi dengan beliau walopun agak sulit, gue masih magang di tempat gue dan agak sulit berdisusi dengan dosen. Akhirnya gue kadang diskusi dengan dosen lain yng sejalan dan sesuai dengan bidang yang gue ambil sebagai topik skripsi.

By the way, beberapa hal bisa gue sharing dengan lo semua seputar dosen pembimbing (based on true story) :

  1. Jangan cepet ambil keputusan , dosen  lo enak atau enggak sebelum kontak langsung
  2. Ketika merasa gak enak, jangan putus asa dulu. Coba lah untuk bisa jadi enak, dengan cara lo sendiri. Coba pahami dosen lo dulu sebelum lo minta dosen lo pahamin lo.
  3. Kasi range waktu buat lo tes dosen PA lo, misal 1 tahun, dari semester 3 sampai akhir semester 4.
  4. Kalo udah lewat batas itu, tentukan lo mau ganti dosen atau enggak. JANGAN GAK TEGAAN, ini buat lo kedepannya :). trust me!!… gue pernah ngerasainnya.. hehe
  5. Siapin waktu satu minggu, buat cari dosen yang tepat.
  6. Kalo perlu, ketemu dosennya dulu.
  7. Tuliskan dengan yakin di forn dosen pembimbing skripsi.
  8. Selesai

 

Hmm… mungkin itu aja.

Oiya, jangan pernah mikir gue nyesel dengan dosen gue yang sekarang. Karena kita gak pernah tau rencana Allah, dan kalo kita minta sama Allah pasti Allah kabulkan. Yakin lah!!

Beliau baik, cantik, ramah, pinter, beliau adalah Ibu Dias Indrasti STP, semoga Allah menjanga beliau.. hehe. Thanks mam, semoga saya lulus dengan memuaskan. Amiin

Dias

Dan.. juga buat dosen favorite gue, yang sekarang jadi pembimbing gue diem diem. hehe. Pak, Tjahja Muhandri, peace pak. Semoga Allah juga menjaga beliau.

Cahyo

 

Mungkin sedikit quote.. supaya gue dan adek adek gue lebih semangat.. 🙂

 

insinyur-pangan

 

 

GOOD LUCK

🙂